Preview Manchester United vs Arsenal: Pertemuan Prematur di Perempat Final. Tidak ada laga perempat final Piala FA yang lebih seru ketimbang duel Manchester United melawan Arsenal di Old Trafford pekan ini. Mereka sama-sama memuncaki Premier League dan kans Gunners untuk menyabet Piala Liga serta trofi Liga Champion sudah pupus.
Banyak faktor yang dapat dipakai untuk menjadi acuan mencari siapa yang lebih diunggulkan. Salah satunya adalah niat Arsene Wenger untuk terus menjaga nyala api peluang guna segera mengakhiri dahaga raihan gelar.
Namun, jangan sekali-kali kita melupakan sejarah. Manchester United, dengan menimbang fakta bahwa mereka kini masih menjadi league leader di Premiership, tercatat tiga kali pernah mengawinkan mahkota liga dan Piala FA 1993/94, 1995/96, dan 1998/99.
Khusus untuk prestasi di 1998/99, saat itu United pun menjadi juara di kancah tertinggi Eropa, Liga Champion. Fakta inilah yang membuat prestasi Arsenal terlihat lebih kecil.
Meski Gunners juga membukukan tiga kali meraih status double winner yang sama 1970/71, 1997/98 dan 2001/02, namun klub asal London Utara itu pernah meraih predikat Trable Winner.
Harus diakui, pertemuan pekan ini bakal jadi sesuatu yang krusial dalam langkah kedua klub hingga akhir musim. Buli MU bisa menambah luka Arsenal dengan menyingkirkan serdadu Arsene Wenger dari Piala FA, bisa jadi moral sang lawan untuk terus menempel ketat di Premier League pun menurun.
Data memperlihatkan bahwa di era modern, saat divisi Utama Inggris sudah bernama Premier League, selisih peringkat kedua kubu di liga tak pernah lebih dari empat tingkat bila salah satu dari mereka menjadi double winner.
Minggu ini MU diunggulkan tipis lantaran panggung permainan adalah The Theatre of Dreams. Akan tetapi, ingatlah juga bahwa hingga fase perempat final ini, Piala FA masih menerapkan replay match bila laga berakhir imbang sehingga peluang Arsenal untuk melaju pun tidaklah kecil.
Pada putaran sebelumnya, Arsenal bisa membabat Leyton Orient dengan lima gol tanpa balas delam replay setelah dalam laga pertama berakhir 1-1.
Pada sisi lain, MU juga memiliki pemain kunci, Javier Hernandez, yang dengan satu golnya ke gawang Southampton (2-1) telah membawa Red Devils lolos ke putaran kelima. Bomber Meksiko itu telah mencetak total lima gol dalam tujuh laga terakhir dan sanggup menjadi super sub saat duet Weyne Rooney-Dimitiar Berbatov dimatikan rival.
Bagaimana peluang kedua tim di laga nanti, baca di Prediksi Skor Pertandingan Manchester United vs Arsenal (Piala FA 2010/11).








0 komentar:
Posting Komentar